Jatuh cinta dan semua tetek bengeknya

Saya pernah tiba-tiba bertanya pada sahabat saya, “Tre, kapan ya aku jatuh cinta lagi?”
Sahabat saya itu langsung menjawab dengan tegas pada saya, “Jangan, jatuh cinta itu sakit, nggak enak, mending dicintai aja”
Memang sih, kenapa saya nggak pernah belajar dari pengalaman ya? Kalau saya harus merasakan jatuh cinta lagi, sepertinya saya bakalan sakit lagi.
Bukannya itu sesuatu yang jelek -jatuh cintanya maksudnya, bukan sakit hatinya-, tapi di kehidupan saya sepertinya seringnya begitu.
Saya baru benar-benar jatuh cinta satu kali, yang akhirnya tidak berbalas pada saya.
Ya rasanya sakit BANGET, tapi justru itu merupakan suatu pengalaman bagi saya.
Lalu apa saya harus selalu menunggu, ujug-ujug ada orang yang bilang pada saya kalau dia jatuh cinta pada saya? Nggak mungkin juga kan?
Herannya saya berusaha mencari terus, saya belum menyerah.
Belum menyerah untuk mencari orang yang saya cintai, yang nantinya akan berkata pada saya,
“Fenty, I think I’m in love with you” atau kalau dibahasa prokemkan neh, “Fen, kaya’nya gue jatuh cinta deh, tau nggak jatuh cintanya sama siapa? Sama lo” (Ceeilee, jakarta amat bahasanya ;p)
Bukannya saya yang harus berkata duluan …
Tapi kenapa ya bagi saya itu cukup susah? Finding the one.
Nah ini neh, salah satu teman saya pernah berkata pada saya, “Fen, kamu itu nggak punya prinsip”
Hal itu ia katakan karena saya plin-plan memilih mengambil sikap pada seseorang.
Apa hubungannya dengan Finding The One?
Itu karena saya sendiri picky untuk melihat seseorang -yang berarti cowok- sebagai orang yang bakalan “jatuh cinta” pada saya.
Akhirnya saya suka plin-plan mengambil sikap, sedikit kekurangan dari seorang cowok membuat saya harus berfikir ulang terus, “Iya, enggak, iya, enggak, iya, enggak”.
Kenapa saya menjadi merasa saya sombong sekali ya? Saya tidak pernah juga belajar dari kata-kata orang bijak,
“Nobody’s Perfect”
Rasanya yang terdoktrin pada otak saya ya cowok yang harus dengan kriteria saya, saya memang menyadari itu tidak mungkin.
But somehow I always do that, walau selalu saya coba untuk halau, tetap saja perasaan seperti itu balik lagi ke otak saya.
Jika dihubungkan bahasan jatuh cinta dan finding the one.
Akhirnya sekarang setiap ada cowok yang saya pikir cukup menarik dan sesuai dengan kriteria saya, di dalam otak saya akan selalu berkata, “Don’t fallin’ in love, cos it maybe fail. And you get hurt, again. With the great fall”
Lalu the pink brain ini berkata lagi, “Tunggu, tunggu sampai dia yang tertarik pada
mu, tunggu sampai dia yang bilang “jatuh cinta” padamu. Don’t do a thing! Don’t acting stupid”
Dillemanya, itu stupid thought juga kan? Makanya sampai sekarang orang bodoh yang menulis tulisan ini masih sendiri ;p
Sekarang saya menjadi cewek yang sedikit skeptis tentang cinta

Walau harus saya akui,

Ya, saat ini saya merasa mungkin saya tertarik pada seseorang dan ya, saya belum melakukan apa-apa.
But, no, saya belum jatuh cinta.

Tapi otak saya menjadi bertanya-tanya, “Do I have to do something or stay calm and waiting ??”

Jatuh cinta dan semua tetek bengeknya”에 대한 10개의 응답

  1. “Do I have to do something or stay calm and waiting ??”

    Learn and see aja non. Talk with your heart and dont talk with your brain

  2. Me as Drama Queen

    Thanks Bro …

  3. cinta itu dirasa … bukan dikata

  4. aduw… melowwwwwwwwwwwwwww….

    jatuh cinta ma siapa sih?

  5. mahma mahendra

    hwaaa….. lagi jatuh cinta ya????

    *mode serius ON*

    kita tak akan bisa merasa senang klo g merasa sedih. tak ada manis klo g ada pahit.

    hidup itu memilih. dan tiap pilihan ada resikonya… . hadapi karena inilah hidup.

  6. kebanyakan memang milih untuk dicintai… saya juga gitu🙂
    tapi seiring perjalanan, saya jadi bukan sekedar dicintai, tapi mencintai.
    dan kalo sudah begitu, rasanya lebih indah daripada sekedar dicintai.

    hehe, memang harus sakit dulu kali yah, saya juga gitu kok…

    makasi udah mampir ke tempat saya yah…

  7. fen,tenang deh psti U will found someone. yah kadang kita mikirin cinta, tapi klo ga dipikirin mubazir bgt. So Im never think seriously about love. Thats the important thing is How I finally found someone who loves me forever.Tau ga :TAMBAH DIKEJAR,tambah lari. Tapi kalau dibiarkan terbang,dia akan datang disaat kamu tidakmengharapkannya.Cinta dapat membuatmu bahagia tapi seringjuga bikin sedih, tapi cinta baru berharga kalau diberikankepada seseorang yang menghargainya.Jadi jangan terburu-buru dan pilih yang terbaik

  8. nikmati aja fen, sendiri itu menyenangkan. nanti kalu kamu dah punya cowok, nggak bakal bisa keluar2 bareng temen dengan bebas loh. so, nyante aja non!

  9. LEARNING BY DOING

    Non…..sekali-sekali mencintai seseorang gak salah kok.
    Hidup kalo cuma nunggu untuk dicintai egois sekali rasanya…..
    Sedih memang kalo gak berbalas, tapi seperti orang bijak lainnya bilang ” CINTA TAK HARUS MEMILIKI”
    Keep trying to love somebody….

답글 남기기

아래 항목을 채우거나 오른쪽 아이콘 중 하나를 클릭하여 로그 인 하세요:

WordPress.com 로고

WordPress.com의 계정을 사용하여 댓글을 남깁니다. 로그아웃 / 변경 )

Twitter 사진

Twitter의 계정을 사용하여 댓글을 남깁니다. 로그아웃 / 변경 )

Facebook 사진

Facebook의 계정을 사용하여 댓글을 남깁니다. 로그아웃 / 변경 )

Google+ photo

Google+의 계정을 사용하여 댓글을 남깁니다. 로그아웃 / 변경 )

%s에 연결하는 중