Kesampaian juga nonton ini …

Akhirnya terlaksana juga keinginan saya untuk menonton film adaptasi novel yang satu ini. Okay, saya ikuti saran sepupu saya, untuk tidak menyamakan cerita sebuah novel yang akhirnya dibuat filmnya.
Karena memang lebih sering tidak sesuai dengan bukunya. Jadi anggap saja 1 judul yang sama ini adalah 2 cerita yang berbeda.
Jujur sih nih film nggak sebegitu miripnya dengan bukunya, but somehow bener kok kata kebanyakan orang kalau nih film lumayan bagus.
Bagus karena gambarnya indah, bagus karena kesemuanya tokohnya hhmm … tidak terlalu miscast (walaupun ada beberapa tokoh yang sebenernya memiliki peranan lebih penting dibanding lainnya), bagus karena masih penuh dengan nasehat-nasehat yang menginspirasi, dan bagus karena bisa membuat sahabat saya nangis karena film ini, hehehe.
“Tre, akhirnya terinspirasi juga kamu baca bukunya, hehehe”
Sayang banget ada beberapa hal yang bikin sebel, seperti di scene Rianti (Aisha) sedang curhat sama pamannya a.k.a Surya Saputra, bisa-bisanya ada sebuah microphone nangkring di atas kepala mereka.
Waduuh, entah karena ngeditnya payah, atau emang nggak ngurus hal detail semacam ini (padahal kan rentang waktunya cukup lama sampai nih film rilis ya?), yang pasti itu ganggu banget.
Tapi cuma sampai situ saja kok kesebelan saya, lainnya udah cukup oke.
Mas Hanung, sukses ya untuk film-film selanjutnya … dan jangan lupa ngedit kalau ada yang salah-salah itu …

Siip ….

Kesampaian juga nonton ini …”에 대한 1개의 응답

  1. wah..udah nonton yah…
    saia hari ni berencana mo ntn itu besok bareng temen”..tapi sepertinya bakal gagal total..denger kabar tiket nya udah abis di booking..!!geeelllaaa laris manis pilemnya…!!!

답글 남기기

아래 항목을 채우거나 오른쪽 아이콘 중 하나를 클릭하여 로그 인 하세요:

WordPress.com 로고

WordPress.com의 계정을 사용하여 댓글을 남깁니다. 로그아웃 / 변경 )

Twitter 사진

Twitter의 계정을 사용하여 댓글을 남깁니다. 로그아웃 / 변경 )

Facebook 사진

Facebook의 계정을 사용하여 댓글을 남깁니다. 로그아웃 / 변경 )

Google+ photo

Google+의 계정을 사용하여 댓글을 남깁니다. 로그아웃 / 변경 )

%s에 연결하는 중